Demokrat Jateng Tegaskan Partai Solid dan Tolak Usulan KLB






Semarang
DPD Partai Demokrat Jawa Tengah menanggapi pernyataan senior Partai Demokrat di Jakarta. Demokrat Jateng menegaskan partai solid dan menolak usulan Kongres Luar Biasa (KLB).

Ketua DPD Demokrat Jateng, Rinto Subekti mengatakan jika diungkit masalah perolehan suara pada pemilihan legislatif apapun hasilnya itu merupakan kerja seluruh kader partai yang harus kita apresiasi dan syukuri.

“Prinsipnya partai Demokrat Jateng solid di belakang Ketum, tidak ada persoalan mekanisme partai. Kalau masalah hasil pileg, “merupakan kerja seluruh kader partai yang harus kita apresiasi dan syukuri” kata Rinto kepada detikcom, Jumat (14/6/2019).


Rinto juga menegaskan menolak jika ada KLB karena ada aturannya untuk pergantian ketua umum dengan Kongres dan sudah terjadwal tahun 2020.

“Tetap solid dukung ketum (SBY), tidak ada KLB-KLBan. Partai Demokrat tidak ada persoalan. Bagi yang tidak puas, gerakan itu tidak tertera di AD-ART, lebih baik kita seluruh kader yang sedang berduka untuk bersatu bersama mendoakan mendiang ibu Ani supaya tenang dan diterima disisiNya,” tegasnya.

Untuk diketahui senior Partai Demokrat membentuk Gerakan Moral Penyelamat Partai Demokrat (GMPPD) lantaran memandang banyak kader yang menyatakan pendapat terkait koalisi yang menurut mereka tidak sesuai dengan aturan partai.

Senior Partai Demokrat, Max Sopacua juga menyoroti soal hasil Pemilu Legislatif Partai Demokrat. Partai Demokrat disebut hanya mendapat suara 7,7 persen.

“Kami tidak desak (DPP) kami memberi gambaran umum DPP, agar tidak tinggal diam. Masa kita banggakan cuma 7,7 persen. Kita pernah 20 persen. 7,7 persen sama dengan 2004,” kata Max kemarin.

“DPP harus berpikir bagaimana semangat masyarakat jadi bagian Demokrat. Kata Pak SBY (Ketum PD Susilo Bambang Yudhoyono) kita selalu punya prinsip million friends, and zero enemy,” ujar Max.

(alg/bgs)






Source link






Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *